Hidup Itu Seperti Musik


Hidup Itu Seperti Musik

Terinspirasi dari kata-kata Akhmad Dahlan

Hidup itu seperti musik. Ada nadanya, ada ritmenya, dan ada jeda yang harus dihormati. Akhmad Dahlan pernah mengatakan bahwa hidup akan terasa lebih indah ketika kita mampu mendengar iramanya—bukan hanya memaksakan langkah kita sendiri. Kalimat sederhana, tapi menyimpan makna yang dalam.

Musik tidak selalu tentang bunyi. Justru, keindahan musik muncul dari perpaduan antara suara dan keheningan, antara keras dan lembut, antara cepat dan lambat. Begitu pula hidup: ada masa kita berlari, ada masa kita berhenti; ada saat kita bersuara lantang, ada saat kita perlu diam dan mendengarkan.

Sering kali kita ingin segalanya berjalan cepat. Kita ingin sukses seketika, ingin semua masalah selesai dalam satu ketukan. Padahal, musik tidak pernah dimainkan dengan terburu-buru. Ada tempo yang harus dijaga agar harmoni tetap terjaga. Begitu juga hidup—ada waktunya belajar, ada waktunya menunggu, dan ada waktunya memetik hasil.

Dalam musik, nada yang fals bukanlah akhir dari pertunjukan. Ia hanya bagian dari proses menyempurnakan lagu. Kesalahan adalah guru irama yang paling jujur. Dari salah nada itu kita tahu bagaimana menemukan nada yang benar. Dari kegagalan, kita tahu bagaimana melanjutkan.

Dan sebagaimana sebuah lagu terasa lengkap ketika dimainkan bersama, hidup pun lebih indah ketika dijalani tidak sendirian. Ada harmoni yang lahir dari pertemuan dengan orang lain: keluarga, sahabat, pasangan, bahkan orang-orang yang hanya singgah sebentar dalam perjalanan kita. Setiap pertemuan membawa warna; setiap perpisahan membawa pelajaran.

Pada akhirnya, hidup ini adalah komposisi yang kita tulis sedikit demi sedikit—dengan tawa, tangis, luka, dan syukur. Tidak ada yang benar-benar tahu seperti apa hasil akhirnya, tetapi kita selalu punya pilihan untuk menjadikannya indah.

Seperti musik, hidup bukan soal panjang atau pendeknya lagu, melainkan bagaimana kita memainkan setiap nadanya dengan tulus. Selama kita menjaga ritme, menghargai jeda, dan berani berimprovisasi, maka hidup akan terasa seperti melodi yang layak dikenang.

Karena hidup, seperti kata Akhmad Dahlan, bukan hanya tentang berjalan… tapi tentang mengalun.

0 Komentar